<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Klinik Ibnu Sina</title>
	<atom:link href="http://klinikibnsina.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://klinikibnsina.wordpress.com</link>
	<description>Holistic Clinic and Course</description>
	<pubDate>Sat, 08 Mar 2008 21:14:14 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=MU</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Askeskin Diganti Jadi Jamkesmas</title>
		<link>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/03/05/askeskin-diganti-jadi-jamkesmas/</link>
		<comments>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/03/05/askeskin-diganti-jadi-jamkesmas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Mar 2008 04:48:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klinik ibnu sina</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Media]]></category>

		<category><![CDATA[Askes]]></category>

		<category><![CDATA[Askeskin]]></category>

		<category><![CDATA[Bugar]]></category>

		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/03/05/askeskin-diganti-jadi-jamkesmas/</guid>
		<description><![CDATA[Mulai tahun 2008 nama program Asuransi Kesehatan untuk Masyarakat Miskin (Askeskin) berubah menjadi Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Anggaran Jamkesmas untuk 2008 disiapkan sebesar Rp 4,6 triliun untuk 76,4 juta masyarakat miskin dan hampir miskin.
&#8220;Sekarang ini sisa tunggakan klaim Askeskin 2007 yang belum dibayar sebesar Rp 1,17 triliun,&#8221; kata Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari di Jakarta, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Mulai tahun 2008 nama program Asuransi Kesehatan untuk Masyarakat Miskin (Askeskin) berubah menjadi Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Anggaran Jamkesmas untuk 2008 disiapkan sebesar Rp 4,6 triliun untuk 76,4 juta masyarakat miskin dan hampir miskin.</p>
<p><span id="more-69"></span>&#8220;Sekarang ini sisa tunggakan klaim Askeskin 2007 yang belum dibayar sebesar Rp 1,17 triliun,&#8221; kata Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari di Jakarta, Selasa (4/3).</p>
<p>Sedangkan klaim 2007 sebesar Rp 4,5 trilyun telah dibayar oleh pemerintah. Terkait tunggakan klaim 2007 tersebut, menurut Menkes, kini sedang dilakukan verifikasi yang akan memakan waktu tujuh-delapan bulan. Verifikasi tersebut perlu dilakukan karena disinyalir terjadi penggelembungan klaim.</p>
<p>Agar tidak terjadi stagnasi pelayanan, maka untuk pelayanan Januari-Februari 2008, pemerintah telah menyiapkan uang muka sebesar Rp 540 miliar. &#8220;Sebanyak 284 rumah sakit sudah menerima uang muka karena telah memberitahukan rekening banknya kepada kami dan langsung dibayar,&#8221; kata Sekretaris Jenderal Departemen Kesehatan, Sjafii Ahmad.</p>
<p>Dari 842 rumah sakit, sampai saat ini baru 284 rumah sakit yang telah menerima uang muka dana Jamkesmas. &#8220;Jadi uang muka baru kami bayarkan 33 persen dari Rp 540 miliar itu. Rumah sakit lainnya belum menyerahkan nomor rekening banknya. Jadi bagaimana uang muka itu dibayarkan?&#8221; kata Sjafii Ahmad.</p>
<p>Perubahan mendasar dari sistem Askeskin ke Jamkesmas antara lain, penyaluran dana langsung ke pemberi pelayanan kesehatan. Dari Kas Negara ke Puskesmas dan jaringannya melalui PT Pos Indonesia, sedangkan ke rumah sakit langsung ke rekening bank rumah sakit yang bersangkutan.</p>
<p>Untuk mengontrol kendali biaya, mulai Juli-Desember 2008 akan diberlakukan tarif paket pelayanan di rumah sakit. Selain itu juga juga penempatan pelaksana verifikasi di setiap rumah sakit. Untuk satu Kabupaten/Kota disiapkan tujuh verifikator (satu tim tiga verifikator). Untuk itu telah disiapkan total 2.664 verifikator. Tiga kompetensi verifikator: verifikasi administratif, keuangan dan medik.(Kompas.com/LOK)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/klinikibnsina.wordpress.com/69/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/klinikibnsina.wordpress.com/69/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klinikibnsina.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klinikibnsina.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klinikibnsina.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klinikibnsina.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klinikibnsina.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klinikibnsina.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klinikibnsina.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klinikibnsina.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klinikibnsina.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klinikibnsina.wordpress.com/69/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikibnsina.wordpress.com&blog=2543021&post=69&subd=klinikibnsina&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/03/05/askeskin-diganti-jadi-jamkesmas/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/adminklinik-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>OKU Selatan Endemis Malaria</title>
		<link>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/03/04/oku-selatan-endemis-malaria/</link>
		<comments>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/03/04/oku-selatan-endemis-malaria/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Mar 2008 02:07:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klinik ibnu sina</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Media]]></category>

		<category><![CDATA[Malaria]]></category>

		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<category><![CDATA[OKU Selatan]]></category>

		<category><![CDATA[OKUS]]></category>

		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/03/04/oku-selatan-endemis-malaria/</guid>
		<description><![CDATA[Kabupaten OKU Selatan terindikasi sebagai daerah endemis Malaria. Kondisi ini disebabkan kondisi geografis, kesadaran masyarakat untuk hidup sehat yang masih kurang.
Fakta ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan OKU Selatan yang diwakili Kabid P3M (Pencegahan pemberantasan penyakit menular) Al Fattah Karim di ruang kerjanya, Senin, (3/3).
Menurutnya, pada tahun sebelumnya hingga sekarang ini perbulannya selalu ada pasien yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kabupaten OKU Selatan terindikasi sebagai daerah endemis Malaria. Kondisi ini disebabkan kondisi geografis, kesadaran masyarakat untuk hidup sehat yang masih kurang.</p>
<p>Fakta ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan OKU Selatan yang diwakili Kabid P3M (Pencegahan pemberantasan penyakit menular) Al Fattah Karim di ruang kerjanya, Senin, (3/3).</p>
<p><span id="more-68"></span>Menurutnya, pada tahun sebelumnya hingga sekarang ini perbulannya selalu ada pasien yang terkena penyakit malaria. Penderita penyakit tersebut untuk periode 2007 akhir khususnya musim penghujan pernah mencapai 20 pasien dalam satu bulannya. &#8220;Pernah dalam satu bulannya ada 20 kasus penyakit malaria, mereka dirujuk ke RSUD Baturaja,&#8221; katanya.</p>
<p>Lebih lanjut ia menambahkan penyebab utama datangnya penyakit tersebut adalah kondisi geografis di OKUS yang dipenuhi hutan perbukitan yang membuat populasi nyamuk Anopheles semakin meningkat.</p>
<p>Ditambah lagi kesadaran masyarakat bahaya penyakit tersebut masih sangat kurang sehingga penyakit malaria ini sukar dihentikan. Warga yang kami temui membenarkan bahwa daerah OKUS banyak warga terkena penyakit malaria.</p>
<p>&#8220;Nyamuk disini banyak, Dek, kareno masih banyak bukit dan hutan makanya gampang keno malaria,&#8221; kata Herman warga Simpang Ketuai.</p>
<p>Fakta yang djelaskan Dinas Kesehatan, dipertanyakan kembali oleh Ketua Komisi III DPRD OKUS Meriadi.</p>
<p>&#8220;Apa tolok ukurnya, berapa kasus perbulan dan pertahunnya dan sejauh mana bahayanya bagi masyarakat, selanjutnya bagaimana pencegahanya,&#8221; katanya.</p>
<p>Meskipun mempertanyakan anggota legislatif tersebut membenarkan OKUS potensial penyebaran malaria. (Fedrik Adhar)</p>
<p>***Harian SRIPO</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/klinikibnsina.wordpress.com/68/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/klinikibnsina.wordpress.com/68/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klinikibnsina.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klinikibnsina.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klinikibnsina.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klinikibnsina.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klinikibnsina.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klinikibnsina.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klinikibnsina.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klinikibnsina.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klinikibnsina.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klinikibnsina.wordpress.com/68/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikibnsina.wordpress.com&blog=2543021&post=68&subd=klinikibnsina&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/03/04/oku-selatan-endemis-malaria/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/adminklinik-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Waspadai Air Mineral Basi</title>
		<link>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/02/18/waspadai-air-mineral-basi/</link>
		<comments>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/02/18/waspadai-air-mineral-basi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Feb 2008 10:15:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klinik ibnu sina</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Media]]></category>

		<category><![CDATA[Air]]></category>

		<category><![CDATA[Air Mineral]]></category>

		<category><![CDATA[Bugar]]></category>

		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<category><![CDATA[Sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/02/18/waspadai-air-mineral-basi/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu belakangan, warga Palembang dirisaukan beredarnya air mineral kedaluwarsa. Kalangan dewan pun ikut prihatin. Ketua Komisi II DPRD Kota Palembang Zuhri Lubis mengimbau masyarakat agar mewaspadai peredaran air mineral yang kedaluwarsa. Sebab, ada beberapa laporan di masyarakat yang menemukan air kemasan yang tidak layak minum itu. Dia menjelaskan, layaknya air mineral yang sehat, tentu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Beberapa waktu belakangan, warga Palembang dirisaukan beredarnya air mineral kedaluwarsa. Kalangan dewan pun ikut prihatin. Ketua Komisi II DPRD Kota Palembang Zuhri Lubis mengimbau masyarakat agar mewaspadai peredaran air mineral yang kedaluwarsa. Sebab, ada beberapa laporan di masyarakat yang menemukan air kemasan yang tidak layak minum itu. Dia menjelaskan, layaknya air mineral yang sehat, tentu air berwarna jernih, tidak terdapat kotoran di dalamnya.</p>
<p><span id="more-67"></span> ”Kita sangat khawatir karena bisa mengganggu kesehatan orang yang meminumnya,” jelasnya kemarin. Dia menegaskan, pihaknya berinisiatif segera memanggil pihak distributor yang sengaja memperjualbelikan minuman yang telah kedaluwarsa.Tidak menutup kemungkinan air tersebut berasal dari pabrikan yang telah memproduksi air mineral tersebut. ”Kami akan panggil dan akan kita dengar mengapa minuman itu dapat beredar luas,” ujar dia. Menurut dia, seharusnya barang yang telah kedaluwarsa dapat segera ditarik sehingga tidak meresahkan warga.</p>
<p>Bukan tidak mungkin akibat minuman yang diperkirakan mengandung bahan kimia tersebut dapat membahayakan dan bisa menimbulkan kematian bagi yang menggunakan. ”Sangat berbahaya jika kondisi tersebut di biarkan begitu lama karena dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang berbahaya,” katanya.</p>
<p>Dia mengungkapkan, pemerintah seharusnya lebih jeli dalam melihat kondisi di lapangan. Sebab, banyak permasalahan yang dapat ditimbulkan dari kurang bagusnya kualitas air mineral yang ada. Seperti yang diketahui air mineral sangat dibutuhkan masyarakat.</p>
<p>”Pemerintah harus memberikan sanksi tegas kepada pihak distributor dan produsen air mineral yang menyalahi aturan,” tandasnya. Terpisah, Kepala Dinas Disperindagkop Palembang Wantjik Badaruddin menyayangkan sikap pabrikan yang kurang sigap untuk menarik produk yang kedaluwarsa.</p>
<p>Hal ini bila dilakukan secara sengaja, maka dikenai sanksi yang tegas. ”Kita akan tindak lanjuti semua laporan. Kita akan cari alamat kantor atau perwakilannya,”jelas dia.</p>
<p>Dia menuturkan, dari proses distribusi, pabrikan memiliki tanggung jawab untuk segera menarik produk yang kedaluwarsa ataupun yang diperkirakan membahayakan. Bila diketahui pabrik menyalahi prosedur, tidak menutup kemungkinan izin produksi akan dicabut.</p>
<p>”Kita minta semua air mineral yang tidak memenuhi standar kesehatan segera ditarik. Jangan sampai memakan korban dulu, setelah itu barangbarang kedaluwarsa itu ditarik,” imbuh dia. Dia menjadwalkan segera meninjau ke lapangan dan pekan depan untuk segera menjadwalkan pemanggilan kepada produsen atau distributor air mineral tersebut. ”Yah, kita panggil dulu, bagaimana barang kedaluwarsa ini sampai beredar,” tukasnya. (edy parmansyah)</p>
<p>***Harian SINDO</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/klinikibnsina.wordpress.com/67/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/klinikibnsina.wordpress.com/67/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klinikibnsina.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klinikibnsina.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klinikibnsina.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klinikibnsina.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klinikibnsina.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klinikibnsina.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klinikibnsina.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klinikibnsina.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klinikibnsina.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klinikibnsina.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikibnsina.wordpress.com&blog=2543021&post=67&subd=klinikibnsina&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/02/18/waspadai-air-mineral-basi/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/adminklinik-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tak Ada Dana Khusus Gizi Buruk</title>
		<link>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/02/12/tak-ada-dana-khusus-gizi-buruk/</link>
		<comments>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/02/12/tak-ada-dana-khusus-gizi-buruk/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Feb 2008 04:34:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klinik ibnu sina</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Media]]></category>

		<category><![CDATA[Gizi]]></category>

		<category><![CDATA[Bugar]]></category>

		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<category><![CDATA[Sehat]]></category>

		<category><![CDATA[Sumsel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klinikibnsina.wordpress.com/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[Belum ada kejelasan apakah tahun 2008 ini, pemerintah pusat mengalokasikan dana khusus untuk penderita penyakit gizi buruk atau tidak. Yang jelas, dalam APBD Provinsi Sumsel tidak dianggarkan sama sekali.
&#8220;Tidak ada alokasi khusus bagi penderita gizi buruk dari provinsi. Bantuan, mungkin akan langsung diberikan pusat (Depkes) dari APBN yang didrop kepada kabupaten/kota,&#8221; ungkap kepala Dinas Kesehatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Belum ada kejelasan apakah tahun 2008 ini, pemerintah pusat mengalokasikan dana khusus untuk penderita <b>penyakit gizi buruk</b> atau tidak. Yang jelas, dalam APBD Provinsi Sumsel tidak dianggarkan sama sekali.</p>
<p>&#8220;Tidak ada alokasi khusus bagi penderita gizi buruk dari provinsi. Bantuan, mungkin akan langsung diberikan pusat (Depkes) dari APBN yang didrop kepada kabupaten/kota,&#8221; ungkap kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Syahrul Muhammad melalui Kepala Seksi Pembinaan Gizi Masyarakat David Simanjuntak, Senin kemarin (11/2).</p>
<p><span id="more-66"></span>David mengatakan, kalau tahun sebelumnya untuk penanganan makanan pasien gizi buruk selama 3 bulan dibantu Rp2,6 juta. &#8220;Untuk 2008 ini, belum ada penjelasan dari Depkes. Bantuannya seperti apa, kita masih menunggu,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Kok, daerah tidak mengalokasikan dalam APBD? Ditanya demikian David tidak bersedia berkomentar. &#8220;Saya tidak tahu soal itu. Yang jelas, kalau ada bantuan nanti akan didrop pusat kepada kabupaten/kota. Biar ada keseragaman,&#8221; kilahnya.</p>
<p>Data yang dihimpun dari Dinkes Sumsel, hingga Mei 2007 lalu sebanyak 2.061 anak balita di Sumsel mengalami gizi buruk. Lalu, 20.278 anak balita lainnya menderita kurang gizi dari total 193.782 anak. Sedangkan, kasus gizi buruk meninggal pada 2007 tercatat ada 2 orang.</p>
<p>David mengatakan sampai sekarang pihaknya belum memperoleh data pasti seluruh anak balita penderita gizi buruk di 14 kabupaten/kota di Sumsel. Sebab, tidak semua melapor.</p>
<p>Ia menambahkan, penyebab gizi buruk pada anak balita, di antaranya akibat rendahnya asupan zat gizi, seperti karbohidrat, protein, dan lemak. Selain itu, infeksi penyakit pada anak balita juga membuat kesehatan dan berat badan anak balita menurun.</p>
<p>Faktor pemicu peningkatan kasus gizi buruk adalah <font color="#800000">kemiskinan</font>. &#8220;Bahan pangan yang terbatas dan konsumsi yang terbatas mengakibatkan gizi masyarakat menurun,&#8221; katanya.<br />
David menambahkan, Pemerintah  Pusat pada tahun 2008  melalui APBN juga akan memberikan  bantuan sebesar Rp100  juta per desa dalam bentuk bantuan  modal usaha. Bantuan ini  diperuntukkan untuk peningkatan  ketahanan pangan. &#8220;Kita berharap  desa-desa miskin berkembang  menjadi desa yang tidak  miskin,&#8221; lanjutnya</p>
<p>Bantuan pada desa miskin ini diprioritaskan pada desa  yang memiliki penduduk miskin  di atas 30%. Dia mengatakan, makanan  tambahan diberikan kepada desa  miskin, misalnya, kepada ibu  hamil, ibu menyusui, balita, atau  anak sekolah.*** (mg12)</p>
<p>***Sumber: Harian SUMEKS</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/klinikibnsina.wordpress.com/66/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/klinikibnsina.wordpress.com/66/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klinikibnsina.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klinikibnsina.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klinikibnsina.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klinikibnsina.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klinikibnsina.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klinikibnsina.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klinikibnsina.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klinikibnsina.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klinikibnsina.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klinikibnsina.wordpress.com/66/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikibnsina.wordpress.com&blog=2543021&post=66&subd=klinikibnsina&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/02/12/tak-ada-dana-khusus-gizi-buruk/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/adminklinik-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Epidemi HIV di Indonesia Tercepat di Asia</title>
		<link>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/02/12/epidemi-hiv-di-indonesia-tercepat-di-asia/</link>
		<comments>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/02/12/epidemi-hiv-di-indonesia-tercepat-di-asia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Feb 2008 03:44:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klinik ibnu sina</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Media]]></category>

		<category><![CDATA[HIV/AIDS]]></category>

		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<category><![CDATA[Sehat]]></category>

		<category><![CDATA[Bugar]]></category>

		<category><![CDATA[Epidemi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/02/12/epidemi-hiv-di-indonesia-tercepat-di-asia/</guid>
		<description><![CDATA[Perkembangan epidemi HIV di Indonesia termasuk tercepat di kawasan Asia, meskipun secara nasional angka prevalensinya tergolong rendah. Hingga akhir September 2007, Departemen Kesehatan melaporkan penambahan pasien AIDS sejumlah 2.190 orang pada 2007 atau menjadi 10.384 orang secara kumulatif.
&#8221;Informasi ini masih mengonfirmasikan fakta tingginya laju pertambahan jumlah infeksi baru, di mana Indonesia dewasa ini tercatat sebagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Perkembangan epidemi HIV di Indonesia termasuk tercepat di kawasan Asia, meskipun secara nasional angka prevalensinya tergolong rendah. Hingga akhir September 2007, Departemen Kesehatan melaporkan penambahan pasien AIDS sejumlah 2.190 orang pada 2007 atau menjadi 10.384 orang secara kumulatif.</p>
<p><span id="more-65"></span>&#8221;Informasi ini masih mengonfirmasikan fakta tingginya laju pertambahan jumlah infeksi baru, di mana Indonesia dewasa ini tercatat sebagai negara dengan laju epidemi tercepat di Asia,&#8221; ujar Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Nasional Dr Nafsiah Mboi kepada pers usai mendampingi kunjungan penasihat khusus Sekjen PBB untuk program HIV dan AIDS di Asia Pasifik, Dr Nafis Sadik, Jumat (8/2).</p>
<p>Menurut Nafsiah, epidemi HIV di Indonesia telah berlangsung selama 20 tahun. Sejak 2000, epidemi tersebut sudah mencapai tahap terkonsentrasi pada beberapa sub-populasi beresiko tinggi. &#8221;Dengan prevalensi lebih dari lima persen, yaitu pengguna napza suntik (penasun), wanita penjaja seks (WPS), dan waria,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Situasi ini, kata Nafsiah, menunjukkan bahwa pada umumnya Indonesia berada pada tahap epidemi terkonsentrasi. Namun, di Papua dan Irian Jaya Barat, sudah lebih jauh. Di Papua telah terjadi penyebaran HIV melalui hubungan seksual berisiko pada masyarakat umum dengan prevalensi lebih dari satu persen. &#8221;Situasi di Tanah Papua menunjukkan tahapan telah mencapai generalized epidemic,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Saat ini, data-data HIV serta indikator kesehatan yang tersedia cenderung melaporkan kondisi untuk jangkauan usia 15-49 tahun, 20-29 tahun, dan usia di bawah 20 tahun. Di luar jangkauan usia tersebut sangat kurang data atau analisis yang dilakukan baik pada tingkat nasional maupun subnasional.</p>
<p>Secara global, diperkirakan pada 2007 ini terdapat 30,6 juta hingga 36,1 juta orang dengan HIV dan AIDS (Odha). Walaupun ditemukan bahwa jumlah infeksi baru telah menurun, namun masih terjadi infeksi baru sejumlah 6.800 orang per hari dan 5.700 orang meninggal akibat HIV dan AIDS setiap hari Remaja 15-24 tahun adalah populasi paling berisiko yang cukup tinggi, mencapai 52 persen pada penasun, 45 persen pada penjaja seks, dan 31 persen pada pelanggan penjaja seks. Diperkirakan pada 2007 akan terjadi jumlah infeksi baru HIV yang terbesar pada kelompok usia 15 hingga 19 tahun.</p>
<p>Data ini juga didukung temuan Survei Surveilans Perilaku, Departemen Kesehatan, pada 2003 dan 2005. Terlihat bahwa jumlah remaja yang melakukan hubungan seks pada tahun terakhir yang berganti-ganti pasangan, serta yang mencoba menggunakan narkoba, meningkat secara bermakna, khususnya pada remaja laki-laki.</p>
<p>Melihat kondisi itu, Dr Nafis Sadik sengaja datang ke Indonesia untuk mengetahui sejauh mana perkembangan epidemi HIV, khususnya yang disebabkan karena infeksi transmisi seksual. Sadik berkunjung ke Indonesia pada 2-5 dan 8 Februari lalu. Ia menyatakan pentingnya mencegah HIV epidemi di Indonesia pada saat jumlah orang yang terinfeksi masih rendah.</p>
<p>Belajar dari pengalaman di Indonesia yang berhasil dalam mempromosikan Keluarga Berencana (KB), Sadik menyatakan cara serupa bisa diterapkan dalam program HIV. Promosi kesehatan reproduksi dan seks adalah hal utama. Kita perlu bekerja sama untuk memastikan anak-anak muda memiliki informasi dan akses pelayanan yang mereka perlukan.*** (eye)</p>
<p>***Harian <a href="http://republika.co.id/koran_detail.asp?id=322939&amp;kat_id=13" target="_blank">REPUBLIKA</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/klinikibnsina.wordpress.com/65/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/klinikibnsina.wordpress.com/65/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klinikibnsina.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klinikibnsina.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klinikibnsina.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klinikibnsina.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klinikibnsina.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klinikibnsina.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klinikibnsina.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klinikibnsina.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klinikibnsina.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klinikibnsina.wordpress.com/65/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikibnsina.wordpress.com&blog=2543021&post=65&subd=klinikibnsina&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/02/12/epidemi-hiv-di-indonesia-tercepat-di-asia/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/adminklinik-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Thalasemia Menggejala di Palembang</title>
		<link>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/02/03/thalasemia-menggejala-di-palembang/</link>
		<comments>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/02/03/thalasemia-menggejala-di-palembang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Feb 2008 03:56:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klinik ibnu sina</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Media]]></category>

		<category><![CDATA[Thalasemia]]></category>

		<category><![CDATA[Hati]]></category>

		<category><![CDATA[Hemoglobin]]></category>

		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<category><![CDATA[Limpa]]></category>

		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>

		<category><![CDATA[Sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klinikibnsina.wordpress.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[Dari 10 jenis penyakit terbesar yang terpantau di Instalasi Rekam Medik RSMH Palembang, salah satunya thalasemia yang berada urutan kedelapan. Kendati berada di posisi delapan, namun perkembangan jenis penyakit ini tidak dapat dianggap remeh karena penyakit ini belum ada obatnya.
Sebagai informasi, dari hasil laporan rekam medik RSMH periode akhir tahun 2007 khususnya yang tercatat per [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dari 10 jenis penyakit terbesar yang terpantau di <b>Instalasi Rekam Medik RSMH Palembang</b>, salah satunya <i><b>thalasemia </b></i>yang berada urutan kedelapan. Kendati berada di posisi delapan, namun perkembangan jenis penyakit ini tidak dapat dianggap remeh karena penyakit ini belum ada obatnya.</p>
<p><span id="more-63"></span>Sebagai informasi, dari hasil laporan rekam medik RSMH periode akhir tahun 2007 khususnya yang tercatat per 31 Desember 2007, terpantau 32 penderita baru begitu pun di periode Oktober ditemukan 30 penderita. Ini artinya, penyakit thalasemia mengejala di Sumsel, khususnya di Palembang.</p>
<p><b><i>Thalasemia </i></b>sendiri adalah adalah penyakit keturunan dengan gejala utama pucat, perut tampak membesar karena pembengkakan <i>limpa </i>dan <i>hati </i>apabila tidak diobati dengan baik akan terjadi perubahan bentuk tulang muka dan warna kulit menjadi menghitam.</p>
<p><b>Penyebab </b>penyakit ini adalah kekurangan salah satu zat pembentuk hemoglobin (Hb) sehingga produksi hemoglobin berkurang. <i><b>Hemoglobin </b></i>adalah suatu zat di dalam sel darah merah yang berfungsi mengangkut zat asam dari paru-paru ke seluruh tubuh, selain itu yang memberikan warna merah sel darah merah.</p>
<p><i>Hemoglobin </i>terdiri dari 4 molekul zat besi (heme), 2 molekul rantai globin alpha dan 2 molekul rantai globin beta. Rantai globin alpha dan beta adalah protein yang produksinya disandi oleh gen globin alpha dan beta.</p>
<p>Setiap sifat dan fungsi fisik pada tubuh kita dikontrol oleh gen, yang bekerja sejak masa embrio. Gen terdapat di dalam setiap sel tubuh kita. Setiap gen selalu berpasangan. Satu belah gen berasal dari ibu, dan yang lainnya dari ayah. Di antara banyak gen dalam tubuh kita, terdapat sepasang gen yang mengontrol pembentukan hemoglobin pada setiap sel darah merah. Gen tersebut dinamakan <b>gen globin</b> terdapat di kromosom.</p>
<p><i><b>Transfusi Massal</b></i></p>
<p>Di RSMH sendiri khususnya di Instalasi Rawat Anak, pada hari-hari tertentu setiap minggunya, seperti Senin-Rabu di lantai II gedung ini terdapat transfusi massal pada penderita thalasemia, mulai dari usaia 2-17 tahun.</p>
<p>Kehidupan mereka tergantung dengan transfusi darah yang dilakukan secara berkala (berperiodik) mulai dari 3-5 bulan sekali harus transfusi. Jika tidak, tubuh pasien thalasemia ini akan lemas, pucat, mata sembab dan demam.</p>
<p>“Kalau tidak mendapatkan transfusi darah, dikhawatirkan kekebalan tubuh mereka lemah sehingga memudahkan penyakit lain masuk,” kata dr Ferri Usnizar, SpPD.</p>
<p>Terkadang masalah yang sering muncul, penderita kesulitan darah di PMI karena stok darah kosong. Sebagai saran, lanjut dr Ferri, sebaiknya penderita membawa anggota keluarga untuk dijadikan pendonor dengan sarat jenis golongan darahnya sama dengan penderita.</p>
<p>“Kalau darah PMI kosong, pendonor keluarga yang dipakai sehingga penderita tidak terlambat mendapatkan darah,” katanya.*** (sin)</p>
<p>***Harian <a href="http://www.sripo-online.com/?urut=16&amp;pil=minggu&amp;id_edisi=9" target="_blank">SRIPO </a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/klinikibnsina.wordpress.com/63/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/klinikibnsina.wordpress.com/63/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klinikibnsina.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klinikibnsina.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klinikibnsina.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klinikibnsina.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klinikibnsina.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klinikibnsina.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klinikibnsina.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klinikibnsina.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klinikibnsina.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klinikibnsina.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikibnsina.wordpress.com&blog=2543021&post=63&subd=klinikibnsina&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/02/03/thalasemia-menggejala-di-palembang/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/adminklinik-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jenis Kelamin Bayi</title>
		<link>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/02/02/jenis-kelamin-bayi/</link>
		<comments>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/02/02/jenis-kelamin-bayi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Feb 2008 02:34:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klinik ibnu sina</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<category><![CDATA[Bayi]]></category>

		<category><![CDATA[Kelamin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klinikibnsina.wordpress.com/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[Jenis Kelamin Bayi
Kromosom Y membawa sifat-sifat kelelakian, sedangkan kromosom X berisi sifat-sifat kewanitaan. Di dalam sel telur ibu hanya dijumpai kromosom X, yang menentukan sifat-sifat kewanitaan. Di dalam air mani ayah, terdapat sperma-sperma yang berisi kromosom X atau kromosom Y saja.
Jadi, jenis kelamin bayi bergantung pada jenis kromosom kelamin pada sperma yang membuahi sel telur, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><font color="#800080"><b>Jenis Kelamin Bayi</b></font></p>
<p><b>Kromosom Y</b> membawa sifat-sifat kelelakian, sedangkan <b>kromosom X </b>berisi sifat-sifat kewanitaan. Di dalam sel telur ibu hanya dijumpai kromosom X, yang menentukan sifat-sifat kewanitaan. Di dalam air mani ayah, terdapat sperma-sperma yang berisi kromosom X atau kromosom Y saja.</p>
<p><span id="more-61"></span>Jadi, jenis kelamin bayi bergantung pada jenis kromosom kelamin pada sperma yang membuahi sel telur, apakah X atau Y. Dengan kata lain, sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut, penentu jenis kelamin bayi adalah air mani, yang berasal dari ayah.</p>
<p>Hingga baru-baru ini, diyakini bahwa jenis kelamin bayi ditentukan oleh sel-sel ibu. Atau setidaknya, dipercaya bahwa jenis kelamin ini ditentukan secara bersama oleh sel-sel lelaki dan perempuan. Namun kita diberitahu informasi yang berbeda dalam Alquran, yang menyatakan bahwa jenis kelamin laki-laki atau perempuan diciptakan &#8220;dari air mani apabila dipancarkan&#8221;. &#8220;Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita, dari air mani, apabila dipancarkan.&#8221; (QS An-Najm [53]:45-46)</p>
<p>Cabang-cabang ilmu pengetahuan yang berkembang seperti genetika dan biologi molekuler telah membenarkan secara ilmiah ketepatan informasi yang diberikan Alquran ini. Kini diketahui bahwa jenis kelamin ditentukan oleh sel-sel sperma dari tubuh pria, dan bahwa wanita tidak berperan dalam proses penentuan jenis kelamin ini.</p>
<p>Kromosom adalah unsur utama dalam penentuan jenis kelamin. Dua dari 46 kromosom yang menentukan bentuk seorang manusia diketahui sebagai kromosom kelamin. Dua kromosom ini disebut &#8220;XY&#8221; pada pria, dan &#8220;XX&#8221; pada wanita. Penamaan ini didasarkan pada bentuk kromosom tersebut yang menyerupai bentuk huruf-huruf ini. Kromosom Y membawa gen-gen yang mengkode sifat-sifat kelelakian, sedangkan kromosom X membawa gen-gen yang mengkode sifat-sifat kewanitaan.</p>
<p>Pembentukan seorang manusia baru berawal dari penggabungan silang salah satu dari kromosom ini, yang pada pria dan wanita ada dalam keadaan berpasangan. Pada wanita, kedua bagian sel kelamin, yang membelah menjadi dua selama peristiwa ovulasi, membawa kromosom X. Sebaliknya, sel kelamin seorang pria menghasilkan dua sel sperma yang berbeda, satu berisi kromosom X, dan yang lainnya berisi kromosom Y. Jika satu sel telur berkromosom X dari wanita ini bergabung dengan sperma yang membawa kromosom Y, maka bayi yang akan lahir berjenis kelamin pria.</p>
<p>Dengan kata lain, jenis kelamin bayi ditentukan oleh jenis kromosom mana dari pria yang bergabung dengan sel telur wanita. Tak satu pun informasi ini dapat diketahui hingga ditemukannya ilmu genetika pada abad ke-20. Bahkan di banyak masyarakat, diyakini bahwa jenis kelamin bayi ditentukan oleh pihak wanita. Inilah mengapa kaum wanita dipersalahkan ketika mereka melahirkan bayi perempuan.</p>
<p>Namun, tiga belas abad sebelum penemuan gen manusia, Alquran telah mengungkapkan informasi yang menghapuskan keyakinan takhayul ini, dan menyatakan bahwa wanita bukanlah penentu jenis kelamin bayi, akan tetapi air mani dari pria. Pengetahuan tentang hal ini, yang tak mungkin dapat diketahui di masa Alquran diturunkan, adalah bukti akan kenyataan bahwa Alquran adalah kalam Allah.***</p>
<p>***Republika dari serial harunyahya</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/klinikibnsina.wordpress.com/61/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/klinikibnsina.wordpress.com/61/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klinikibnsina.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klinikibnsina.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klinikibnsina.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klinikibnsina.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klinikibnsina.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klinikibnsina.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klinikibnsina.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klinikibnsina.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klinikibnsina.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klinikibnsina.wordpress.com/61/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikibnsina.wordpress.com&blog=2543021&post=61&subd=klinikibnsina&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/02/02/jenis-kelamin-bayi/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/adminklinik-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Arab Saudi Kaji Pendirian Rumah Sakit Khusus Perempuan</title>
		<link>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/02/02/arab-saudi-kaji-pendirian-rumah-sakit-khusus-perempuan/</link>
		<comments>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/02/02/arab-saudi-kaji-pendirian-rumah-sakit-khusus-perempuan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Feb 2008 23:54:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klinik ibnu sina</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Media]]></category>

		<category><![CDATA[Ragam]]></category>

		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>

		<category><![CDATA[Rumah Sakit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/02/02/arab-saudi-kaji-pendirian-rumah-sakit-khusus-perempuan/</guid>
		<description><![CDATA[Juru bicara kementerian kesehatan Arab Saudi Dr. Khalid Mirghalani menyatakan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan pendirian rumah sakit khusus peremuan. Menurutnya, pertimbangan itu tidak ada kaitannya dengan usul Mufti Besar Kerajaan Arab Saudi, Syaikh Abdul Aziz Al-Asyeikh. Syaikh Abdul Aziz sebelumnya memang mengusulkan pendirian rumah-rumah sakit khusus untuk perempuan, dalam sebuah simposium bertema &#8220;Aplikasi Agama dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://eramuslim.com/img/thumb/berita_47a2ea70.jpg" align="right" border="0" height="103" width="137" />Juru bicara kementerian kesehatan Arab Saudi Dr. Khalid Mirghalani menyatakan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan pendirian rumah sakit khusus peremuan. Menurutnya, pertimbangan itu tidak ada kaitannya dengan usul Mufti Besar Kerajaan Arab Saudi, Syaikh Abdul Aziz Al-Asyeikh.<span id="more-62"></span> Syaikh Abdul Aziz sebelumnya memang mengusulkan pendirian rumah-rumah sakit khusus untuk perempuan, dalam sebuah simposium bertema &#8220;Aplikasi Agama dalam Dunia Mesid&#8221; yang diselenggarakan di Riyadh. Ia menyebut rumah-rumah sakit di mana kaum perempuan dan laki-laki berbaur adalah sebuah &#8220;bencana&#8221; yang menyalahi tatacara yang berlaku di masyarakat Muslim.</p>
<p>Mufti Syaikh Abdul Aziz juga mengatakan bahwa pekerja medis selayaknya merawat para pasien dari jenis kelamin yang sama, kecuali dalam situasi yang sangat darurat.</p>
<p>Tapi jubir kementerian kesehatan Saudi mengatakan bahwa kementerian itu sudah sejak lama memikirkan untuk mendirikan rumah-rumah sakit khusus untuk perempuan, yang menyediakan layanan spesialis untuk penyakit-penyakit yang terkait dengan perempuan misalnya, spealis kandungan.</p>
<p>Mirghalani menyebutkan sejumlah kendala di sektor tenaga kesehatan di Saudi. Saat ini, hanya 20 persen dari total jumlah dokter di Saudi yang asli orang Saudi. Ini menjadi tantangan bagi rencana pendirian rumah sakit khusus perempuan di Saudi. Ia menghimbau agar gadis-gadis Saudi memilih sekolah kedokteran agar bisa memenuhi kebutuhan dokter yang nantinya akan bekerja di rumah sakit khusus perempuan. Saat ini, menurut Mirghalani, jumlah gadis remaja yang memilih jurusan kedokteran sudah cukup banyak terutama di Universitas King Abdul Aziz, Jeddah.</p>
<p>Ide mendirikan rumah sakit khusus perempuan ditanggapi berbeda oleh kaum perempuan di Saudi. Ada yang setuju dan ada yang tidak setuju.</p>
<p>&#8220;Saya pikir ini bukan ide yang bagus. Kita semua hidup dalam satu planet, sehingga kita tidak bisa memisah-misahkan diri berdasarkan gender. Masjid Haram di Makkah saja tidak memisahkan antara tempat laki-laki dan perempuan, lantas mengapa kementerian kesehatan mau membuat pemisahan?, &#8221; tanya Maha Al-Nuwaisser.</p>
<p>&#8220;Saya lebih memilih dokter yang profesional tanpa melihat apakah dia laki-laki atau perempuan. Saya tidak bisa membayangkan, rumah sakit laki-laki tanpa dokter dan perawat perempuan, begitu juga sebaliknya, &#8221; sambung Al-Nuwaisser.</p>
<p>Berbeda dengan Amani Henaidi, yang mengatakan bahwa ia lebih suka rumah sakit khusus perempuan. &#8220;Lebih mudah dan praktis. Selama itu memungkinkan, mengapa tidak? Privasi akan lebih terjaga dan saya tidak perlu khawatir soal jilbab ketika saya sakit, &#8221; ujarnya.</p>
<p>Perempuan Saudi lainnya Hana Omar menambahkan, &#8220;Hanya ada satu manfaat, yaitu soal privasi.&#8221; Menurutnya, rumah sakit khusus perempuan mungkin akan sangat bermanfaat bagi kaum perempuan yang menderita penyakit tertentu, misalnya kanker payudara. Selebihnya, kata Omar, dokter laki-laki biasanya lebih profesional dibandingkan dokter perempuan. (ln/arabnews/ERAMUSLIM)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/klinikibnsina.wordpress.com/62/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/klinikibnsina.wordpress.com/62/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klinikibnsina.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klinikibnsina.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klinikibnsina.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klinikibnsina.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klinikibnsina.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klinikibnsina.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klinikibnsina.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klinikibnsina.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klinikibnsina.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klinikibnsina.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikibnsina.wordpress.com&blog=2543021&post=62&subd=klinikibnsina&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/02/02/arab-saudi-kaji-pendirian-rumah-sakit-khusus-perempuan/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/adminklinik-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://eramuslim.com/img/thumb/berita_47a2ea70.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Probiotik Bermanfaat untuk Kekebalan Tubuh</title>
		<link>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/01/31/probiotik-bermanfaat-untuk-kekebalan-tubuh/</link>
		<comments>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/01/31/probiotik-bermanfaat-untuk-kekebalan-tubuh/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Jan 2008 02:11:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klinik ibnu sina</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Media]]></category>

		<category><![CDATA[Probiotik]]></category>

		<category><![CDATA[Sistem Imun]]></category>

		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<category><![CDATA[Sehat]]></category>

		<category><![CDATA[Kebugaran]]></category>

		<category><![CDATA[Pencernaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klinikibnsina.wordpress.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[Di kota-kota besar dengan beban kerja yang tinggi, pola hidup tidak sehat dan pola konsumsi yang juga tidak sehat menyebabkan orang mudah terserang penyakit. Untuk meningkatkan kekebalan tubuh, probiotik sangat diperlukan.

”Konsumsi probiotik ditujukan untuk mengatasi permasalahan dalam pencernaan,” kata Iman Santoso MPhil dari Departemen Biologi FMIPA Universitas Indonesia, Depok, Selasa (29/1). Iman Santoso berbicara di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Di kota-kota besar dengan beban kerja yang tinggi, pola hidup tidak sehat dan pola konsumsi yang juga tidak sehat menyebabkan orang mudah terserang penyakit. Untuk meningkatkan kekebalan tubuh, probiotik sangat diperlukan.<br />
<span id="more-60"></span><br />
”Konsumsi <i><b>probiotik </b></i>ditujukan untuk mengatasi permasalahan dalam <b>pencernaan</b>,” kata Iman Santoso MPhil dari Departemen Biologi FMIPA Universitas Indonesia, Depok, Selasa (29/1). Iman Santoso berbicara di hadapan 200 guru Biologi SMU se-Jakarta dan Bogor.</p>
<p>Lilley dan Stillwell (1965) memperkenalkan istilah <font color="#800000">probiotik untuk menggambarkan suatu substansi yang dihasilkan oleh mikroorganisme dan substansi tersebut dapat menstimulasi pertumbuhan mikroorganisme lainnya</font>. Dalam hal ini istilah <font color="#800000">probiotik memiliki arti yang berlawanan dengan antibiotik.</font></p>
<p>Adapun Roy Fuller (1989) mendefinisikan istilah <font color="#800000">probiotik sebagai mikroorganisme hidup dalam makanan suplemen yang memiliki efek menguntungkan bagi tubuh dengan meningkatkan keseimbangan mikroorganisme dalam intestin.</font></p>
<p>Suatu penelitian mengaitkan bahwa seseorang dengan pola konsumsi makanan berkadar lemak dan protein tinggi namun berserat rendah akan memiliki lebih banyak bakteri yang merugikan di dalam pencernaan.</p>
<p>”Jadi <font color="#800000">konsumsi probiotik ditujukan untuk mengatasi permasalahan dalam pencernaan</font>,” kata Iman Santoso.</p>
<p><i>Mikroorganisme </i>diharapkan mampu menjaga keseimbangan mikroorganisme pada pencernaan. Dengan demikian, kesehatan tubuh akan lebih terjaga. Para peneliti juga percaya bahwa mikroorganisme <font color="#800000">probiotik bakteri LAB </font>berperan penting dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh.</p>
<p><b>Manfaat probiotik</b> itu sendiri antara lain menurunkan kadar kolesterol, menurunkan tekanan darah, memperbaiki fungsi imun, dan mencegah infeksi. Selain itu, juga berfungsi memperbaiki kesehatan urogenital, menurunkan kadar kanker colon/detoksifikasi kersinogen, mengurangi inflamasi, meningkatkan penyerapan mineral, mengurangi kekacauan intestin dan sintesis nutrien.</p>
<p><b>Makanan probiotik </b>bisa berbentuk susu fermentasi, yogurt, keju, mentega, sari buah, dan susu formula yang difortifikasi dengan bakteri asam laktat.*** (LOK/)</p>
<p>***Sumber: Harian <a href="http://www.kompas.com/kompascetak/read.php?cnt=.kompascetak.xml.2008.01.31.02392030&amp;channel=2&amp;mn=4&amp;idx=4" target="_blank">KOMPAS</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/klinikibnsina.wordpress.com/60/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/klinikibnsina.wordpress.com/60/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klinikibnsina.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klinikibnsina.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klinikibnsina.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klinikibnsina.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klinikibnsina.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klinikibnsina.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klinikibnsina.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klinikibnsina.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klinikibnsina.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klinikibnsina.wordpress.com/60/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikibnsina.wordpress.com&blog=2543021&post=60&subd=klinikibnsina&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/01/31/probiotik-bermanfaat-untuk-kekebalan-tubuh/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/adminklinik-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>RI-Jepang Bangun Laboratorium Flu Burung Terbesar di ASEAN</title>
		<link>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/01/27/ri-jepang-bangun-laboratorium-flu-burung-terbesar-di-asean/</link>
		<comments>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/01/27/ri-jepang-bangun-laboratorium-flu-burung-terbesar-di-asean/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Jan 2008 02:52:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klinik ibnu sina</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Media]]></category>

		<category><![CDATA[Flu Burung]]></category>

		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<category><![CDATA[Sehat]]></category>

		<category><![CDATA[Bugar]]></category>

		<category><![CDATA[Laboratorium]]></category>

		<category><![CDATA[ASEAN]]></category>

		<category><![CDATA[Jepang]]></category>

		<category><![CDATA[Nasional]]></category>

		<category><![CDATA[Virus]]></category>

		<category><![CDATA[Unggas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://klinikibnsina.wordpress.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Indonesia dan Jepang terus mempercepat kegiatan pembangunan laboratorium penanganan flu burung (avian influenza) di tanah air, menyusul penandatangan kontrak pembangunan laboratorium kesembilan yang akan dibangun di Subang, Jawa Barat, Februari 2008.

Penandatanganan kontrak pembangunan laboratorium penanganan flu burung kesembilan itu berlangsung di Tokyo, Sabtu malam, oleh Dirjen Peternakan Departemen Pertanian Tjeppy D Soedjono dan mitranya Masaki [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><b>Indonesia </b>dan <b>Jepang </b>terus mempercepat kegiatan pembangunan laboratorium penanganan flu burung <i>(avian influenza)</i> di tanah air, menyusul penandatangan kontrak pembangunan <b>laboratorium</b> kesembilan yang akan dibangun di Subang, Jawa Barat, <b>Februari 2008</b>.<br />
<span id="more-58"></span><br />
Penandatanganan kontrak pembangunan laboratorium penanganan flu burung kesembilan itu berlangsung di Tokyo, Sabtu malam, oleh Dirjen Peternakan Departemen Pertanian Tjeppy D Soedjono dan mitranya Masaki Yamamoto dari Sumitomo Mitsui Construction Co.Ltd.</p>
<p>Laboratorium itu akan dibangun di Subang, Jawa Barat, senilai Rp130 miliar, pada Februari 2008 dan diharapkan selesai tahun 2009.</p>
<p>&#8220;Ini merupakan bentuk kerjasama Jepang - Indonesia untuk membantu meningkatkan kapasitas Indonesia dalam mengatasi penyakit flu burung,&#8221; kata Masaki Yamamoto, General Manager International Division itu.</p>
<p>Menurut Yamamoto, laboratorium itu nantinya akan dilengkapi alat-alat yang modern serta mampu menangani berbagai virus ganas yang menyerang hewan.</p>
<p>Dirjen peternakan Tjeppy, yang malam itu didampingi Atase Pertanian KBRI Tokyo Pudjiatmoko, mengutarakan bahwa pembangunan di Subang merupakan laboratorium yang kesembilan dan nantinya merupakan laboratorium terbesar di Asia Tenggara, khusus menyelidiki penyakit-penyakit ganas yang menyerang unggas.</p>
<p>&#8220;Laboratorium ini nantinya juga untuk melatih tenaga-tenaga ahli yang khusus meneliti penyakit ganas pada hewan. Selain itu diharapkan bisa menemukan vaksin khusus untuk hewan unggas,&#8221; katanya.</p>
<p>Laboratorium di Subang juga memiliki kemampuan tidak hanya meneliti <b>virus flu burung</b>, tetapi juga jenis penyakit berbahaya lainnya seperti antraks dan virus yang menyebabkan keguguran pada hewan.</p>
<p>&#8220;Jadi laboratorium yang di Subang ini memiliki bio-security level 3, yang bisa dimanfaatkan untuk menyelidiki virus ganas lain yang biasa menyerang hewan,&#8221; kata Tjeppy lagi.</p>
<p>Lebih jauh Tjeppy mengatakan bahwa saat ini Indonesia berupaya membangun kemandirian dalam menangani penyakit flu burung dan tidak bisa selamanya bergantung dengan pihak luar.</p>
<p>&#8220;Pembangunan laboratorium lainnya yang sudah ada juga semakin ditingkatkan kapasitasnnya guna meningkatkan kemampuan mengatasi wabah flu burung,&#8221; demikian Tjeppy.</p>
<p>Indonesia hingga kini sudah memiliki <b>laboratorium </b>sejenis yang tersebar di Medan, Bukit Tinggi dan Tanjung Karang (untuk kawasan Sumatra). Juga di Banjar Baru, Kalsel (untuk wilayah Kalimantan), dan di Maros, Sulsel (untuk kawasan Sulawesi).</p>
<p>Untuk Pulau Jawa terbagi merata mulai dari Subang (untuk kawasan barat), Yogyakarta (tengah) dan Denpasar (kawasan Jawa Timur dan sekitarnya).***</p>
<p>***Sumber:  <a href="http://www.antara.co.id/arc/2008/1/27/ri-jepang-bangun-laboratorium-flu-burung-terbesar-di-asean/" target="_blank">ANTARA</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/klinikibnsina.wordpress.com/58/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/klinikibnsina.wordpress.com/58/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/klinikibnsina.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/klinikibnsina.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/klinikibnsina.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/klinikibnsina.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/klinikibnsina.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/klinikibnsina.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/klinikibnsina.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/klinikibnsina.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/klinikibnsina.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/klinikibnsina.wordpress.com/58/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=klinikibnsina.wordpress.com&blog=2543021&post=58&subd=klinikibnsina&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://klinikibnsina.wordpress.com/2008/01/27/ri-jepang-bangun-laboratorium-flu-burung-terbesar-di-asean/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/adminklinik-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">admin</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>